KESAMBEN | WartaNU – Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Podoroto, yang merupakan salah satu kepengurusan Ranting Nahdlatul Ulama di Wakil Cabang NU Kesamben, menggelar Musyawarah Ranting (Musran).
Musran PRNU Podoroto sebagai forum musyawarah tertinggi di tingkatan ranting NU berlangsung guna menetapkan kebijakan, program, hingga menyusun struktur kepengurusan jamiyyah NU di desa setempat untuk masa khidmat 2025 – 2030.
Pelaksanaan Musran PRNU Podoroto dilaksanakan di Kediaman H.Ismail Dusun Garu Desa Podoroto Kecamatan Kesamben, Jombang pada Rabu (26/2/2025) malam.
Hadir dalam kegiatan ini jajaran Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama Kesamben (MWCNU Kesamben) antara lain; M. Zainur rofiq M.Pd.I, Pak Dhe Ali, Muchibulloh, H. Irhamul Hakim.
Kemudian terlihat pula unsur Pemerintah Desa Podoroto (Kepala Desa Podoroto), perwakilan stakeholder NU di Desa Podoroto baik dari jajaran PRNU Podoroto, Pimpinan Ranting Muslimat NU, Fatayat NU, IPNU dan IPPNU serta tokoh masyarakat.
Pada sambutan pembukaan, Kepala Desa Podoroto berpesan agar pengurus istiqmah dalam memperkuat jamiyyah NU. Salah satunya, dengan melaksanakan Pengukuran Kinerja Organisasi Tahun 2025.
“Pengukuran Kinerja Ranting NU harus kita sambut dengan baik, ini sebagai kegiatan dalam merawat organisasi warisan para muassis,” pesan Adhim.
Lebih lanjut, dalam pelaksanaan Musran di Ranting NU Podoroto ini, Adhim mengajak para pengurus menyadari sepenuhnya, bila siapapun yang terpilih nantinya dapat mengemban amanah sebaik-baiknya. “Harus siap menerima amanah sebagai pimpinan NU tanpa menolak, namun tidak dengan memintanya,” tandasnya.
Pada akhirnya, Musyawarah Ranting NU Podoroto ini telah menetapkan kembali Rais PRNU Podoroto Kyai Adenan, S.Pd., MM bersama dengan H. Achmad Ismail sebagai Ketua Tanfidziyah untuk masa perkhidmatan 2025 – 2030.
Pewarta : M Irwani N Umam


1 Komentar
Subhanallah alhamdulillah 🤲🤝🙏🇮🇩🛫
BalasHapus